Kabarjember.i_news_site | 6 Mei 2026
Beredarnya sebuah video penangkapan seorang pria yang diduga membawa sejumlah bungkusan narkoba pada Selasa (5/5/2026) terus menyita perhatian publik. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria diamankan oleh sosok yang diduga aparat kepolisian dari Polres Lampung Timur, disertai pemeriksaan terhadap tas yang dibawanya.
Dalam potongan percakapan yang terekam, terdengar petugas menanyakan kepemilikan barang bukti. “Ini kamu yang bawa barang ini, punya Doni?” tanya petugas sambil menunjukkan beberapa bungkusan. “Iya pak, ini punya Doni,” jawab pria yang diamankan.
Hasil penelusuran awak media mengarah pada dugaan lokasi kejadian di sebuah tempat hiburan malam di Dusun Sinar Dewa Timur, Desa Raja Basa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Tempat tersebut disebut-sebut milik seorang wanita berinisial PPT. Namun demikian, informasi ini masih belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Laskar NKRI DPD Lampung Timur, Taufan, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini apabila terbukti benar. Ia juga meminta agar penelusuran dilakukan hingga ke pihak-pihak yang disebut dalam rekaman video.
“Jika kejadian dalam video itu benar, kami mengapresiasi langkah aparat kepolisian. Namun kami berharap pengusutan dilakukan hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri nama yang disebut dalam rekaman video tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Taufan yang juga bergelar Pn. Gumatti Rajo, meminta perhatian serius dari pemerintah daerah terkait perizinan tempat hiburan malam yang diduga belum memiliki izin resmi. Ia menilai pengawasan terhadap operasional tempat hiburan harus diperketat guna mencegah potensi pelanggaran hukum, termasuk peredaran narkoba.
“Kami berharap ada tindakan tegas dari pemerintah daerah terkait izin tempat hiburan malam yang diduga belum mengantongi izin. Ini penting demi menjaga ketertiban serta mencegah dampak negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menyoroti kondisi Kecamatan Labuhan Ratu yang dinilai mulai mengarah pada situasi darurat narkoba, sehingga diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan dari seluruh pihak, baik aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai kebenaran video, lokasi pasti kejadian, serta legalitas tempat hiburan yang dimaksud. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan menunggu klarifikasi resmi guna menghindari kesimpangsiuran.